Beasiswa PPA

Beasiswa PPA 2020 atau Peningkatan Prestasi Akademik merupakan salah satu beasiswa yang diincar oleh mahasiswa baik yang berasal dari PTN atau pun PTS.

Setiap tahun beasiswa PPA rutin membuka kesempatan kepada para mahasiswa untuk menjadi bagian dari beasiswa ini.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Simak 6 informasi menarik mengenai beasiswa PPA 2020 yang wajib scholarship hunter ketahui.

Beasiswa PPA 2020
Beasiswa PPA KEMENRISTEKDIKTI

Apa itu Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik?

Beasisiswa PPA adalah program bidang pendidikan berupa beasiswa dalam naungan KEMENRISTEKDIKTI (Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi).

Sasaran beasisiwa ini adalah mahasiswa aktif diploma atau pun sarjana yang berkuliah pada perguruan tinggi pengelola Beasiswa PPA.

Mahasiswa calon penerima beasiswa harus terdaftar pada PD-DIKTI (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) dan memiliki IPK (Indeks Prestasi Mahasiswa) minimal 3,00.

Besaran Beasiswa PPA

Pertanyaan yang muncul ketika membahas beasiswa tidak jauh dengan beasiswa PPA dapat uang berapa?

Besaran tunai pada beasiswa ini sekitar Rp. 400.00,- (empat ratus ribu rupiah) per mahasiswa per bulan.

Alasan Beasiswa Dicabut

Beasiswa PPA akan dicabut oleh pihak kampus jika mahasiswa tersebut memenuhi kriteria berikut:

  • Lulus
  • Mengundurkan diri
  • Cuti
  • Menerima sanksi akademik dan Perguruan Tinggi
  • Meninggal Dunia

Berapa Lama Beasiswa PPA?

Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik ini berlaku selama 2 semester (Januari-Desember). Teman-teman dapat mengajukan lagi beasiswa ini pada periode selanjutnya selama persyaratan dapat terpenuhi.

Bagi mahasiswa S1 minimal mendaftar semester 2 dan maksimal semester 6. Sedangkan, mahasiswa D3 min. semester 2 dan maksimal semester 4.

Baca juga : Simak 5 Informasi Penting Seputar Beasiswa Kader Surau

Syarat Beasiswa PPA

Setiap kampus memiliki persyaratan yang berbeda untuk mendaftar beasiswa ini. Beberapa persyaratan umum beasiswa PPA yaitu:

  1. WNI
  2. Mahasiswa aktif PT (Surat Keterangan atau Kartu Rencana Studi)
  3. Copy KRS (Kartu Rencana Studi)
  4. Melampirkan copy KHS (Kartu Hasil Studi)
  5. Surat Rekomendasi dari pimpinan kampus atau fakultas
  6. Copy Kartu Tanda Mahasiswa
  7. Surat Keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain
  8. Copy KK (Kartu Keluarga)
  9. Surat Penghasilan Orang Tua
  10. Copy piagam atau sertifikat prestasi lainnya
  11. Membuat PKM *) tergantung kampus
  12. Surat Keterangan Tidak Mampu *) tergantung kampus

Seleksi Beasiswa PPA

Seleksi pada beasiswa ini yaitu seleksi berkas dengan ketentuan seleksi dari masing-masing kampus. Selain itu, terdapat kampus yang juga menggunakan seleksi wawancara.

Jadi, siapkan berkas dan mental untuk melakukan seleksi wawancara*) jika ada

*) jika ada

Kalau untuk pekerjaan yang sederhana saja kita tidak mampu untuk memberikan yang terbaik, maka jangan harap kita mampu melakukan hal yang lebih besar.

Iman Usman

Sekian informasi mengenai beasiswa PPA, semoga dapat bermanfaat buat kita semua.

Tinggalkan komentar