Ikan Belanak

Ikan Belanak merupakan jenis ikan yang termasuk ke dalam ikan pelagis.

Estuaria adalah habitat yang cocok dan baik bagi ikan, dimana ikan-ikan pelagis kecil melakukan migrasi dari perairan tawar ke laut ataupun sebaliknya.

Daerah estuaria merupakan salah satu tempat mencari makan (feeding ground), tempat asuhan dan pembesaran (nursery ground), dan tempat berkembang biak Ikan Belanak.

Ikan Belanak (sumber: google)

Pengertian

Ikan Belanak adalah jenis fish yang hidupnya bergerombol dan pada umunya dan mempunyai kebiasaan melompat-lompat untuk menghindari predator.

Bentuk tubuh ikan tersebut pipih dan sedikit memanjang. Habitatnya yaitu sekitar pantai yang memiliki air payau dan dapat hidup pada air tawar.

Ikan ini mempunyai keistimewaan pada organ dan saluran pernafasannya, salah satunya yaitu terlihat pada bibir bagian atas lebih tebal daripada bagian bawah.

Deskripsi dari ikan ini yaitu sebagai pemakan detritus, karena makanan ikan tersebut berupa bahan organik yang dihasilkan oleh sedimen dasar perairan.

Selain itu, Ikan Belanak dapat memakan dan memanfaatkan organisme dasar, makro-algae, plankton, dan bahan organis yang berbentuk partikel kasar (course particulate organic matter).

Habitat

Habitat dari Mugil cephalus yaitu perairan muara. Perairan muara merupakan tempat untuk pemijahan, mencari makan, tempat asuhan dan sebagai tempat berlindung.

Ikan belanak sering dijumpai di perairan payau, perairan pantai hingga sungai dengan iklim tropis maupun subtropis dan juga dapat beradaptasi dengan suhu, salinitas dan makanan yang terdapat pada habitatnya.

Baca : Air adalah : Pengertian Air (PP Nomor 20 Tahun 1990) dan Karakteristik Air

Klasifikasi

Menurut Linnaerus 1758 klasifikasi ikan Belanak (Mugil cephalus), yaitu:

Filum        : Chordara

Kelas         : Osteichtyes

Ordo          : Perciformes

Famili       : Mugilidae

Genus       : Mugil.

Spesies     : Mugil cephalus

Morfologi

Ilmu yang mempelajari tentang struktur organisme pada ikan merupakan pengertian dari morfologi.

Ikan Belanak (Mugil cephalus) memiliki morfologi, yaitu sebagai berikut:

  1. Bentuk tubuh yang simetris bilateral (fusiform), yaitu bentuk tubuh dari ikan melanak hamper mirip dengan torpedo yang menandakan bahwa ikan ini merupakan ikan perenang cepat.
  2. Sisik pada tubuhnya dengan jenis sisik ctenoid dan memiliki duri pada bagian ujung sisiknya.
  3. Memiliki operculum yang menunjukkan bahwa ikan ini merupakan ikan bertulang sejati.
  4. Bentuk mulut yang biasa, tidak memiliki sungut dengan letaknya subtermal, maxillanya berada sedikit ke bawah mandibula.
  5. Bentuk sirip ekor pada Ikan Belanak adalah homocercal emarginated bukan forked.
  6. Linea lateralis berjumlah 4
  7. 2 sirip pada bagian punggung ikan (dorsal)
  8. Mempunyai posisi sirup ventral yang torasik terhadap sirip pectoral.

Anatomi Ikan Belanak

  1. Organ pernafasan terdiri dari 3 pasang lembar insang dan tidak memiliki alat bantu pernafasan seperti aroresen.
  2. Sistem rangka yang terdiri dari tulang keras atau tulang sejati yang ditandai dengan adanya operculum pada ikan.
  3. Sistem pencernaan terdiri dari lambung, gizzard (tembolok), dan usus yang relatif cukup panjang yang mencirikan bahwa ikan Belanak merupakan ikan herbivora.
  4. Memiliki jenis otot piscine pada tubuhnya yang menunjang dalam ikan belanak untuk bergerak.

Ciri Morfometrik dan Meristik

Terdapat dua metode atau cara pengukuran tubuh ikan yang berfungsi untuk mengetahui ukuran pada suatu organisme dan jumlah bagian tubuh ikan, yaitu metode morfometrik dan meristik.

Morfometrik merupakan ciri pada Ikan Belanak yang berkaitan dengan ukuran tubuh atau bagian tubuh ikan seperti panjang total dan panjang baku.

Ukuran merupakan salah satu hal yang dapat digunakan sebagai ciri taksonomi saat mengidentifikasi ikan. Hasil dari pengukuran ini umumnya dalam satuan milimeter atau centimeter, ukuran tersebut termasuk ke dalam ukuran mutlak.

Setiap ikan memiliki ukuran mutlak yang berbeda-beda tergantung spesies. Penyebab perbedaan ukuran ini yaitu faktor jenis kelamin, umur dan lingkungan hidup ikan.

Faktor lingkungan hidup ikan seperti makanan, suhu, salinitas dan PH merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan, pertumbuhan.

Meristik merupakan ciri pada ikan yang berkaitan dengan jumlah bagian tubuh ikan seperti jumlah sisik pada garis rusuk, jumlah jari0jari keras dan lemah pada sirip punggung.

Pengukuran bagian tubuh ikan berdasarkan dari ciri meristik jari-jari keras, jari-jari lunak jumlah sisik, perumusan sirip, jumlah sisik ventral, jumlah sisik predorsal, jumlah sisik batang ekor, jumal sisik linea lateralis, jumlah finlet dan jumlah tapis ikan.


Sekian informasi mengenai belanak. Semoga bermanfaat bagi pembaca semuanya

Tinggalkan komentar