Pendidikan Karakter 

Pendidikan karakter di Indonesia merupakan hal yang penting di era digitalisasi bagi generasi penerus bangsa. Di jaman digitalisasi ini, terdapat peningkatan kenakalan remaja, kehamilan pada usia muda, bullying, perilaku abusive pada remaja.

Hal tersebut jika tidak diatasi segera akan berdampak pada rusaknya perkembangan moral anak yang sehat.

Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya pendidikan karakter yang konsisten dalam jangka panjang dan dimulai dari pendidikan karakter usia dini.

Pendidikan secara Umum

Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menyebutkan:

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pengertian Karakter

Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), pengertian dari karakter meliputi

1. tabiat; sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain; watak;

2 Komp huruf, angka, ruang, simbol khusus yang dapat dimunculkan pada layar dengan papan ketik berkarakter v mempunyai tabiat; mempunyai kepribadian; berwatak: anak itu ~ aneh.

Sedangkan menurut (Lickona,1991), pendidikan karakter merujuk pada:

  1. Sifat atau kepribadian baik seperti tanggung jawab dan rasa hormat kepada orang lain
  2. Memiliki emosi seperti rasa bersalah atau simpati
  3. Memiliki keterampilan sosial seperti manajemen konflik atau kemampuan komunikasi yang efektif
  4. Perilaku seperti berbagi atau membantu, atau
  5. Kognisi seperti kepercayaan kesetaraan atau strategi pemecahan masalah

Karakter secara sederhana merupakan suatu nilai yang menjadi landasan manusia dalam berprilaku dengan berdasarkan norma agama, law, kebudayaan, adat istiadat maupun estetika.

Pengertian Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter yang baik dapat memberikan aturan dasar kehidupan bagi orang dewasa dan remaja, dan menekankan pentingnya membantu anak-anak belajar dan mempraktikkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai etika universal.

Pengertian dari pendidikan karakter adalah suatu proses dalam mempelajari sikap, keyakinan dan perilaku yang penting untuk dimiliki sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Pendidikan karakter diharapkan dapat memberikan suatu aturan dasar kehidupan bagi remaja maupun dewasa dan menekankan akan pentingnya perilaku membantu anak-anak dalam proses belajar dan mempraktikan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai etika universal.

Atau secara sederhananya, pendidikan karakter adalah suatu proses penanaman nilai-nilai moral agar tercipta individu yang lebih baik.

Pendidikan karakter membantu terciptanya 3 hal,  yaitu:

  1. Sadar akan hal yang benar untuk dilakukan.
  2. Berkomitmen untuk melakukan hal yang benar.
  3. Cakap dalam melakukan hal yang benar.

 

Your attitude determines your direction (anon)

Tujuan Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter memiliki tujuan dalam membentuk generasi bangsa yang tangguh dengan masyarakat yang memiliki akhlak mulia, bermoral, memiliki rasa toleransi dan bahu membahu satu dengan yang lainnya (bergotong-royong).

Pendidikan Karakter di Indonesia

Di Indonesia,  pendidikan karakter sudah dicanangkan. Akan tetapi pengoptimasian dalam pendidikan karakter tersebut belum optimal.

Salah satu penyebabnya yaitu, kompleksitas permasalahan yang dihadapi oleh individu ataupun kelompok. Kompleksitas permasalahan ini bersifat multisektoral.

Hakekatnya pendidikan mepunyai 2 tujuan untuk membantu menjadi manusia yang pintar dan cerdas (smart people) dan membantu menjadi manusia baik (good people).

Turunnya moralitas anak bangsa, menjadikan pendidikan karakter menjadi hal yang penting. Semua elemen masyarakat memiliki perannya masing-masing dalam membantu perbaikan moralitas anak bangsa, salah satunya melalui sekolah.

Sekolah memiliki andil dalam menanamkan nilai-nilai luhur dan perilaku berkarakter kepada siswa. Pendidikan karakter bertujuan untuk menekankan nilai-nilai luhur tertentu.

Nilai-nilai Luhur dan perilaku berkarakter tersebut mencangkup 4 aspek, yaitu: Olah Pikir, terdiri dari karakter cerdas (kecerdasan intelektual); Olah hati, terdiri dari karakter jujur (kecerdasan spiritual); Olah Rasa, terdiri dari karakter peduli dan kreatif (kecerdasan emosional); dan Olah Raga, terdiri dari karakter bersih dan sehat, tangguh (kecerdasan sosial)

Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Sangat penting untuk mengajarkan pendidikan karakter sejak dini kepada anak karena pada usia ini anak lebih cepat menangkap informasi dan mempermudah pembentukan sikap seorang anak.

Anak-anak membutuhkan bimbingan dan arahan serta nilai yang baik dan mereka membutuhkan orang dewasa dalam dunia anak-anak tersebut.

Orang dewasa memiliki peran agar anak-anak tersebut memiliki standar atau pegangan terhadap nilai-nilai moral, perilaku etis maupun prinsip tanggung jawab, kepedulian, kepercayaan, keadilan dan sebagainya.

Pendidikan karakter dapat dimulai dari lingkup keluarga, sekolah ataupun masyarakat. Karena hakekatnya semua memiliki peran penting dalam pembentukan karakter seseorang dengan porsinya masing-masing.

Pada lingkup keluarga, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Sedangkan, guru memiliki peran dalam pendidikan karakter dalam lingkup sekolah.


Akhir kata pendidikan karakter harus menjadi upaya jangka panjang dalam pembentukan karakter anak yang dapat melibatkan sekolah, orang tua,  badan layanan sosial, organisasi pemuda, dll. Semoga informasi mengenai pendidikan karakter ini dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar