Teori H.L. Blum

Konsep dari paradigma sehat H.L. Blum yaitu memandang pola hidup sehat seseorang secara holistik dan komprehensif.

Masyarakat yang sehat tidak hanya dilihat dari sudut pandang tindakan penyembuhan penyakit (kuratif), melainkan dilihat juga dari upaya berkesinambungan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Upaya berkesinambungan dalam meningkatkan derajat kesehatan tersebut dijelaskan melalui teori H.L Blum yang terdiri dari 4 faktor, yaitu:

Teori H.L Blum

4 Faktor menurut Teori H.L Blum

1. Lingkungan

Lingkungan merupakan tolak ukur mengenai derajat kesehatan masyarakat, sehingga faktor-faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat juga akan menentukan tinggi rendahnya derajat lingkungan.

Secara umum lingkungan terbagi menjadi dua, yaitu lingkungan yang berhubungan dengan aspek fisik dan sosial. Akan tetapi faktor lingkungan juga dapat dilihat dari lingkungan sosial, lingkungan ekonomi, lingkungan politik dan lingkungan budaya.

Faktor lingkungan yang berhubungan dengan aspek fisik seperti air, kelembaban, cahaya, udara, tanah, dll. Sedangkan lingkungan sosial adalah hasil interaksi antara manusia seperti kebudayaan, pendidikan, ekonomi, dll.

Akan tetapi faktor lingkungan juga dapat dilihat dari lingkungan sosial, lingkungan ekonomi, lingkungan politik dan lingkungan budaya.

2. Perilaku

Perilaku merupakan salah satu faktor yang memiliki peran penting dalam mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat karena sehat atau tidaknya lingkungan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat sangat tergantung pada perilaku manusia itu sendiri.

Di samping itu, perilaku dipengaruhi oleh kebiasaan, adat istiadat, kebiasaan, kepercayaan, pendidikan sosial ekonomi dan perilaku -perilaku lain yang melekat pada diri seseorang.

3. Pelayanan Kesehatan

Pelayanan kesehatan merupakan faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan. Faktor pelayanan kesehatan meliputi jenis cakupan dan kualitasnya.

Keberadaan fasilitas kesehatan sangat menentukan dalam pelayanan pencegahan terhadap penyakit, pengobatan, keperawatan dan pemulihan kesehatan pada kelompok masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan.

Ketersediaan fasilitas dipengaruhi oleh lokasi, apakah dapat mudah dijangkau atau tidak. Selanjutnya adalah tenaga kesehatan dalam memberi pelayanan, informasi dan motivasi masyarakat untuk mendatangi fasilitas dalam memperoleh pelayanan dan kesesuaian program pelayanan kesehatan dengan kebutuhan masyarakat.

4. Genetik

Keturunan atau genetik adalah faktor yang telah ada dalam diri manusia yang dibawa sejak lahir, misalnya dari golongan penyakit keturunan seperti diabetes militus dan asma bronkial. Faktor keturunan tidak dapat dihilangkan akan tetapi dapat dikontrol agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.


Berdasarkan dari Teori H.L. Blum antara faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan genetik memiliki interaksi yang saling berkesinambungan untuk mempengaruhi derajat kesehatan individu ataupun masyarakat.

Oleh karena itu, untuk terwujudnya peningkatan derajat kesehatan suatu bangsa perlu memperhatikan ke-4 faktor tersebut.

Sekian pembahasan pada kali ini mengenai konsep H.L. Blum. Semoga bermanfaat untuk teman-teman semua.

Tinggalkan komentar